Montir Cantik

Juni 3, 2007

Saya ingin menceritakan suatu pengalaman unik saat saya berlibur ke kota tempat paman saya tinggal, Malang. Kejadiannya kira-kira dua minggu yang lalu. Hari Minggu itu keluarga paman yang terdiri dari paman, bibi dan ketiga anak laki-lakinya yang masih remaja mengajakku pergi ke suatu kota kecil dekat Malang, yaitu Batu. Daerah itu terkenal karena buah apelnya dan hawanya cukup dingin. Kami berenam naik mobil Panther kesayangan saya.

Perjalanan kami saat itu cukup menyenangkan. Kami ngobrol kesana kesini tentang keadaan kota kecil yang akan kami datangi. Sama sekali tidak terpikirkan oleh saya bahwa mobil Panther yang saya kendarai itu bakal membuat masalah. Dan benar saja, sepuluh menit sebelum kami tiba di Batu, mobil itu mogok. Paman dan anak-anaknya berusaha mendorong dari belakang dengan sekuat tenaga. Sementara Bibi duduk dalam mobil itu dengan raut wajah cemas.

Seperempat jam mobil itu belum juga dapat dinyalakan mesinnya. Walaupun dibantu oleh beberapa orang tukang becak, namun si Panther masih juga mogok. Akhirnya kami memutuskan untuk membawanya ke bengkel yang tidak jauh dari tempat itu. Sementara itu keluarga Paman akhirnya pulang kembali ke Malang dengan naik angkutan umum yang lewat di sana.

Mobil yang dipaksa didorong itu akhirnya sampai juga di depan bengkel. Bengkel itu disebut BENGKEL TIARA oleh penduduk setempat, menurut mereka TIARA itu singkatan dari TIDAK ADA PRIA. Setelah kuperhatikan, ternyata semua montirnya, walau berseragam montir yang berlepotan oli, adalah para wanita muda yang cantik dan sexy. Mereka terlihat ramah dan senang diajak ngobrol. Kasirnya juga seorang wanita. Jadi sama sekali tidak ada pegawai pria di sana. Hebat juga ya? Melihat kenyataan itu, pikiran isengku muncul.

Kebetulan mobil Pantherku mereka tarik ke ruang dalam bengkel yang sunyi senyap dan tertutup. Dua orang montir cantik ditugaskan untuk menangani mobil itu. Saat mereka tengah memeriksa bagian depan mobil Panther tempat mesinnya berada, dengan sengaja kujulurkan kedua tanganku ke arah pantat mereka. Mereka sedang berdiri menunduk untuk memeriksa mesin mobil. Perlahan kuraba pantat mereka dengan pelan. Tidak ada reaksi. Karena kelihatannya mereka tidak keberatan, lalu kuremas-remas pantat mereka berdua. Nah kali ini mereka menoleh.

“Mas.. tangan Mas nakal deh.. kalo mau yang lebih enak, tunggu ya. Begitu kami selesai menservis mobil ini, pasti yang punya mobil akan kami servis juga. Jangan kuatir deh.., kami ahlinya dalam menservis dua-duanya. Ha-ha-ha-ha..” ujar salah seorang montir cantik yang belakangan kuketahui bernama Gita sambil tersenyum genit.
Aku kaget bukan kepalang. Nah ini dia yang kucari. Jarang lho ada bengkel seperti ini. Ternyata apa yang dijanjikan Gita ditepati mereka berdua. Saat itu juga aku diajak ke lantai atas di sebuah rumah di belakang bengkel besar itu. Di sana ada beberapa kamar yang dilengkapi dengan perlengkapan tidur dan perlengkapan mandi yang serba moderen. Begitu mewah dan mentereng tempatnya. Jauh sekali perbedaannya bila dibandingkan dengan bengkel di depannya.

Kedua cewek montir tadi (seorang lagi bernama Tutut), saat aku terperangah menatap ruangan kamar itu, tiba-tiba entah dari mana muncul dengan hanya mengenakan pakaian minim. Alamaak..! Hanya BH dan celana dalam tembus pandang yang menutupi tubuh seksi mereka. Aku tidak menyangka bahwa tubuh mereka yang tadinya terbungkus seragam montir berwarna biru muda, begitu sexy dan montok. Buah dada mereka saja begitu besar. Gita kelihatannya berpayudara 36B, dan Tutut pasti 38. BH yang menutupinya seperti tidak muat. Langsung saja si penis andalanku mulai mengeras. Tanpa menunggu waktu lagi, aku segera membuka pakaianku.

Setelah hampir semua baju dan celanaku terlepas, keduanya tanpa banyak bicara mendorongku supaya jatuh telentang di atas tempat tidur. Aku pun diserbu. Saat itu hanya tinggal celana dalam yang masih melekat di tubuhku. Gita dengan ganasnya langsung menyerang bibir dan mulutku. Ciuman dan permainan lidahnya begitu menggebu-gebu, hampir saja aku tidak dapat bernafas dibuatnya. Tutut pun tidak kalah ganasnya. Tangannya langsung meraba-raba senjataku dari luar celana dalamku. Pelan tapi pasti rabaan dan remasannya itu membuatku menggelinjang hebat. Ia pun menjilati bagian penisku itu, terutama di bagian kepalanya.

Lalu dengan inisiatifnya sendiri, Tutut menurunkan celana dalamku. Maka si kecil pun langsung mencuat keluar, keras, tegak, dan besar. Tangan Gita langsung mengocok-ngocok penisku. Sementara Gita mulai terus menjilati buah zakar dan terus ke bagian pangkal penisku. Memang penisku tergolong besar dibandingkan ukuran rata-rata penis orang Indonesia, panjang 24 cm dan diameter 8 cm.

Kedua cewek montir itu sekarang bergantian menjilati, mengocok dan mengulum penisku seperti orang kelaparan. Aku sih senang-senang saja diperlakukan seperti itu. Sementara itu dengan leluasa kedua tanganku bergegas membuka pengait bra mereka berdua. Setelah penutup payudara mereka terbuka, tanganku mulai sibuk meremas-remas kedua gunung kembar mereka.

Beberapa menit kemudian, Tutut mulai membuka celana dalamnya. Lalu ia mengarahkan vaginanya ke mulutku. Oh aku mengerti. Kini gantian aku yang harus menghisap bagian liang kewanitaannya. Seumur hidupku sebenarnya aku belum pernah melakukannya. Aku takut karena baunya yang tidak sedap. Ternyata perkiraanku salah. Saat kuendus baunya, ternyata vagina si Tutut terasa amat wangi. Karena baunya menyenangkan, aku pun menjulurkan lidahku ke liang kemaluannya. Lidahku berputar-putar masuk keluar di sekitar vaginanya.

Sementara itu, Gita masih terus mengulum dan mengisap penisku. Kemudian tanpa dikomando, ia pun melepaskan CD-nya dan langsung duduk di atas perutku. Dengan lembut tangan kirinya meraih penis tegakku lalu pelan-pelan dimasukkannya ke dalam liang senggamanya.
“Bless.. bless.. bless..!” terdengar suara kulit penisku bergesekan dengan kulit vaginanya saat ia mulai turun naik di atas tubuhku.
Aku jadi merem melek dibuatnya. Kenikmatan yang luar biasa. Ia juga terlihat terangsang berat. Tangan kanannya memegang payudara kanannya sementara matanya terpejam dan lidahnya seperti bergerak keluar masuk dan memutar. Dari mulutnya terdengar suara erangan seorang wanita yang sedang dilanda kenikmatan hebat.

Rupanya si Tutut tidak mau kalah atau tidak dapat bagian. Ia mendekati Gita yang sedang bergerak dengan asyiknya di atas perutku. Gita pun mengerti. Ia turun dari perutku dan menyerahkan penisku kepada Tutut. Dengan raut wajah terlihat senang, Tutut pun duduk di atas penisku. Yang lebih gilanya lagi, gerakannya bukan saja naik-turun atau memutar, tapi maju mundur. Wah.., aku jadi tambah terangsang nih jadinya. Dengan sengaja aku bangkit. Lalu kucium dan kuemut payudara kembarnya itu.

Dua puluh menit berlalu, tapi ‘pertempuran’ 2 in 1 ini belum juga akan berakhir. Setelah Tutut puas, aku segera menyuruh keduanya untuk berjongkok. Aku akan menyetubuhi mereka dengan gaya doggy style. Konon gaya inilah yang paling disukai oleh para montir wanita yang biasa bekerja di bengkel-bengkel mobil bila ngeseks. Aku mengarahkan penisku pertama-tama ke liang kenikmatan Gita dan tanpa ampun lagi penis itu masuk seluruhnya.
“Bless! Jeb! Jeb..!”
Kepala Gita terlihat naik turun seirama dengan tusukanku yang maju mundur.

Tiba-tiba saja Gita memegang bagian kepala ranjang dengan kuatnya.
“Uh..! Uh..! Uh..! Aku mau keluar, Mas..!” erangnya dengan suara tertahan.
Rupanya ia orgasme. Lalu aku pun mencabut penisku yang basah oleh cairan kemaluannya Gita dan kumasukkan ke vagina Tutut. Perlu kalian tahu, vagina Tutut ternyata lebih liat dan agak sulit ditembus dibanding punyanya Gita. Mungkin Tutut jarang ngeseks, walau aku yakin betul kedua-duanya jelas-jelas sudah tidak perawan lagi.

Begitu penisku amblas ke dalam vagina Tutut, penisku seperti disedot dan diputar. Sambil memegang pantat Tutut yang amat besar dan putih mulus, aku terus saja maju mundur menyerang lubang kenikmatan Tutut dari belakang. Hampir saja aku ejakulasi dari tadi. Untung saja aku dapat menahannya. Aku tidak mau kalah duluan. Sepuluh menit berlalu, tapi Tutut belum juga orgasme. Maka kubaringkan dia sekali lagi, dan aku akan menusuk vaginanya dengan gaya konvensional. Seperti biasa, ia berada di bawahku dan kedua kakinya menjepit punggungku. Aku dapat naik turun di atas tubuhnya dengan posisi seperti segitiga siku-siku. Matanya merem melek merasakan kedahsyatan penis ajaibku.

Permainanku diimbangi dengan usahaku untuk mengulum puting payudaranya yang besar dan kenyal. Ternyata dengan mengulum payudara itu, spaningku semakin naik. Penisku terasa semakin membesar di dalam kemaluannya Tutut. Dan tiba-tiba.., sesuatu sepertinya akan lepas dari tubuhku.
“Crot..! Crot..! Crot..!” aku mengalami ejakulasi luar dahsyatnya.
Sebanyak dua belas kali semprotan maniku berhamburan di dalam vaginanya Tutut. Aku pun lemas di atas tubuhnya.

Saat aku sudah tertidur di atas kasur empuk itu, tanpa setahuku Tutut dan Gita cepat-cepat mengenakan pakaiannya kembali dan kemudian pergi entah ke mana. Lalu kudengar langkah seorang pria berjalan masuk ke kamar itu. Ia mendekati ranjang dan membangunkanku.
“Van.., bangun, Van..!” tangannya yang kekar terasa menggoyangkan punggungku yang telanjang.
Saat aku membuka mata, ternyata Paman!
“Lho, Paman.., bukankah Paman tadi udah pulang bersama Bibi dan adik-adik..?”

Ia menjawab sambil mengganggukkan kepala, “Benar, Ivan.. kedua wanita tadi adalah pegawai-pegawai Paman sebenarnya.. Mereka berdua Paman suruh men’servis’ kamu karena Paman dan Bibi tidak sempat memberimu hadiah ultahmu ke 28 bulan yang lalu, jadi itu hadiahnya. Dan mengenai mobil Panther itu, Paman sengaja mengotak-atik kabel mesinnya, lalu kuajarkan si Sri Hadiyanti dan Regita Cahyani itu untuk membetulkannya. Anggap aja kejutan ya, Van.. tapi kamu puas kan atas pelayanan mereka berdua? Jangan kuatir.., selama kau berada di sini, Paman mempersilakan kamu mengencani mereka sampai kamu bosan. Kebetulan kan tiap hari mereka masuk kerja. He-he-he-he..”

Wah.., pengalaman tidak terlupakan nih! Memang sejak itu, selama 15 hari aku berada di Malang dalam rangka libur semesteran kuliahku di Amerika, aku sepertinya tidak bosan-bosan melayani kencan seks kedua gadis seksi itu. Setiap kali kami selesai melakukannya, Gita selalu berkata, “Mas Ivan.. kami belum pernah merasakan penis yang begitu hebat dan perkasa menerobos vagina kami.., biasanya kalo tamu Pamanmu, mereka baru 1 menit udah KO! Tapi kau kuat sekali.. bisa sampai dua setengah jam.. minum apa sih, Mas..?”
Setiap kali ditanya begitu, aku hanya tersenyum simpul dan menjawab, “Ada deh..”
Keduanya menatap keheranan.

Nah, para pembaca wanita, yaitu para gadis ABG atau tante-tante yang ingin juga merasakan seperti yang dirasakan si Tutut dan Gita, silakan menghubungi e-mail saya secepatnya. Mereka yang duluan mengirim e-mail akan dilayani duluan.

55 Responses to “Montir Cantik”

  1. alya Says:

    hi, may I know in which part of Malang the car-station located? thanx.

  2. BANUARA Says:

    bohongnya kentara kali mas . . . Kontol kuda aja nga ada 8 cm diameternya. Ha . . . Ha . Ha
    Buuuuulshit . . .

  3. koko Says:

    banyak kali gaya kau.pemboong lo.kalau beneran aku mau bukti,kalau uda terjadi padaku baru aku 100%ngakui cerita pengalamanmu…oke

  4. udin Says:

    mana ada penis ukuran 24 cm panjang dan diameter 8 cm, emangnya gajah?

  5. 69 Says:

    penipu kok ditipu,,,
    kliatan bgt boongnya coy…

  6. selalulibra Says:

    Boooooooooooooooooooooooooooongggggggggggggggggg elu masa ada bengkel gitu itu sih geliat di sinetron

  7. Dead Says:

    MAu juga donk, bagi tante2 yang pengen ngajarin perjaka muda 15th sms gw 08175401496 masih perjaka loh

  8. mahel Says:

    Mas….dimana transplantasi kontol??? saya juga pengen tuh…mindahin kontol kuda……
    bener2 dahsyat boongnya……….

  9. brian Says:

    wuiihh cooy… keliatan boongonya tuh …
    mana ada d batu becak… boong banget sih loe…
    mana ada bengkel tiara…. hhmm basi..
    lain kali klo bikin cerita yg bagus donk… jangan ngibul doank.. keliatan banget klo cerita 100% boong..

  10. sucksss Says:

    ngibulnya kagak kira2 lu!!!
    masa iyah ampe 24,8…itu mah punya GAJAH…
    jgn 2lu siluman gajah yahh??

  11. Garcia Says:

    Sok bed tampan luw !!? critanya diservis 2 montir.. apa2an tuh mobil masih panther mogok aja dah mimpi luw !!?

  12. anton Says:

    sbnrny gue gak prcy sm crt loe,tp klo u mo ksh almt bngklny trs gue bs nybain,gue psti prcy 1000%

  13. Engineer Says:

    Baca buku teknik dl mas sblm nulis ukuran, diameter 8cm tu kira2 sebesar lengan anda ha.ha.ha

  14. bou Says:

    wah ngibuL bgd crita lu……….

  15. cukimay Says:

    gila 8 cm mana tahan boong ya ke ma erot ya ha.ha.ha

  16. CumiX Manyun Says:

    woi…..gilak..
    boonk banget…lo makan ramuan apa sampe segitu..
    mana ada paman yang begitu..sakaw lo..aetis apa

  17. BegoLo Says:

    mau boong koq g kira2?!
    dasar si bego gilaaaaaa……

  18. fanfan Says:

    boongan tapi ngaceng smua kan…..

  19. paul Says:

    hahahhaha bohohongan ketahuan besar banget ..memangnya yg baca ini anak slb apa..diameternya 8cm..hahhah ,asli bagi ibu ibu yg ingin punya anak hub ggue 081513415959 paul

  20. mbok inem Says:

    waduuuuuuuuh PENIPUAN PUBLIK heeh

  21. brnad Says:

    bohong kingkong x 24cm.bisa aj bohongnya

  22. paul Says:

    fuck” bullshit. aku arek batu cak!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


  23. Saya ga pernah sigituin ama mas…
    Mas jangan boong deh
    Orang bangsat kayak dia ga usah diladenin
    dan parahnya lagi diameter kontolnya 8cm?????
    Tiiiiiiiiipuuuuuuuuu!!!!!!!!!!!

  24. dick Says:

    punya gw ga segede lo…tp gw ga boong…keep rockin fucker

  25. adhie Says:

    bboooooooooooooonnnnnnnnnggggggggggg!!

    q orang malang neh!!!
    jangan macem2 klo bikn cerita!!!!
    ga ada bengkel kaya gitu!!!!!
    kurang ajar lo!!

  26. aLaN_tmX Says:

    wadU gigI Lo genduT,,,

    mSa konTol gdEnYA 8cm,,,

    konToL kuTu kaLe,,,,

    hWa,,haw,,,,

    masUk recOr iNdoNesIa doNk Lo,,,

    smWa tU bULlsHiT

  27. taek Says:

    mas2 ngerti TAEK g…????

    y kyK looe tuh….
    ngayal aj …. ketinggian

    aq tuh ank batu, g da yg nmna becak BEGO
    apalagi bengkel TIARA….

    bullshit kontol koq 24/8 cm
    jd 4cm ya…

    WEDOS BEGO….

  28. Tomy Says:

    kontol diameter 8 cm itu punya bapak moyangnya genderuwo. berarti loe sebangsa genderuwo kali ye. hehhehehehehehheh…..

  29. Tomy Says:

    dasar tuti = tukang tipu
    masih kalah donk dgn punya gw diameter 10 cm kl diliat pake kaca pembesar

  30. shit-i Says:

    anjing…

    belajar ngibul dulu sana,bru itu blk lg ksini..

  31. andi Says:

    gila pa loe???????
    mna da kontol diameternya 8 cm!!!!!!!!!!
    badak ja ga segede tu taook.
    bagi gadis2 yang pengen “ML” hub gue dinomer o8I8o5o275!2!!!!!!!thanks


  32. Asli ga nih?????

    Gambarnya mana????????????

  33. ilham Says:

    lo boong mania’. kontol 24 itu kontol jaman purba ,loe reinkarnasinya manusia purba yaaaa!!!!

    gua juga pengin dong sama si Montir Cantik Itu

    hub; 081 4 sehat 5 sempurna

  34. einstein Says:

    cerita ini dosa
    ngibul juga dosa
    ngapain protes
    lu smua IQ jongkok

  35. asep Says:

    yooooooooooooooooooi

  36. mbah rekso Says:

    PENIPU LOE, MANA ADA PENIS DG DIAMETER 8 CM DASAR GILA, G KREATIF LOE

  37. agus Says:

    beeeeeeeeeeeeeeeh
    mak aja kalah barangkali
    gak normal ah
    kegedean ngukur pake apa mas

  38. Kontol lover Says:

    Heh!itu kontol apa tiang listrik?!walah to mas,kalo nipu jng kelewat semangat!tak kutuk kontol koe jd tape..!!

  39. indra Says:

    itu kontol orang pa kontol kuda

  40. edan Says:

    hahahaha………..yang menarik malah komentar teman2….

  41. andra Says:

    bagi tante=tante kesepian yang haus kontol bisa hubungi aku tidak sms tapi telpon 085236064118

  42. amin Says:

    lagian dibaca, tapi ngaceng kan

  43. aline Says:

    HAYALLLLLLLLLLLLLLL BANGET SI LOOOOOOOOOOOOOOOO

    KLO Cerita yang beneran dikit napa……………..

    hayallllllllllllllllll………….

  44. Swt Says:

    mata lo hah?! klo mw nipu pikir dulu dobog lo

    gw org malang mana ada bengkel kyk gitu

    sene kasi gw alamat klo btul baru gw p’caya

  45. Anak Alim Says:

    WOOOOOOOOOOOOOWWWWWWWW!!!!!!!!!!!!!!!!!
    8 cm ???
    salah tulis kali lo……..
    aslinya 8MM kHan???

  46. backyardigan Says:

    cape deeeh…..mgk aj ada yg pjgx 24 cm. but diameter 8….jgn2 hbs dpake, gk bisa jalan lg cewx????? kasian amat si mas ni. kasiaaaaaaaannnnn bangt.

  47. Canda Says:

    Hey jangan bo’ong loe mana, gw tahu kalo penis loe itu kecil… masa dibilang 24cm segala!!! Emang Arab’ loe???

  48. lex Says:

    kontol diameter 0.8cm, panjang 2,4 cm kali

  49. lex Says:

    kontol diameter 0.8cm, panjang 2,4 cm kali gw baru percaya.

  50. wong batu Says:

    wa orang batu ini..boong banget ceritanya,mana ada becak d batu bisa mati tukang becaknya klo nggenjot becak d batu..
    lagian kontol lo 24cm diameter 8cm..itu kontol orang apa sapi yah???wakkaakakak…swt kaw

  51. wong batu Says:

    waduh mas nyemprotnya dua belas kali????jah2
    itu kontol apa pistol air mas????

  52. Monster Says:

    Mas mau nipu ya??? Mas gajah apa orang kok anunya 24 cm diametr 8 cm…Ngibul bae lah

  53. ondor Says:

    kayaknya kurang seru , kenapa engak bilang aja kontolnya diamatae 12 cm dan panjangnya 30 cm, biar mirip kayak pipa pvc 4 inci.

  54. izoel Says:

    woi ksh tau gw malang sebelah mananya tuh bengkel
    call me 021-8506537

  55. Wong mBa Toe Says:

    dasar penipu kau. Bikin cerita yang merusak nama dan harga diri kami sebagai warga kota Batu. TIDAK ADA Bengkel Tiara di sini. Apalagi dengan cerita yang tidak dapat masuk di akal.

    Mungkin kejadiannya di Bandung atau Indramayu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: