100 Persen Non Fiktif

Maret 8, 2007

Hallo para pembaca setia 17Tahun.com, perkenalkan nama saya Dedi (25 tahun), saya berdomisili di Bandung. Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada 17Tahun.com, karena saya diberi kesempatan untuk menulis pengalam saya. Adapun cerita ini bukan bohong ataupun dibuat-buat, atau juga hanya karangang semata, melainkan apa yang saya ceritakan di bawah ini adalah benar-benar terjadi pada kehidupan saya hingga kini.

Setelah SMA, dengan sedikit memaksa aku ingin kuliah di Bandung. Sedikit banyak jiwa pemberontakanku mulai nampak. Aku bersikeras dengan keinginanku, meskipun pada awalnya kedua orangtua berusaha keras menolak.

Di Bandung, awal-awal aku duduk di bangku kuliah, aku merasakan sebagai sosok lelaki yang kerdil. Dalam hati, aku seakan tidak dapat menerima pergaulan dengan mereka yang tidak bergaya hidup pas-pasan. Aku merasakan dapat menempatkan diri di tengah mereka. Entah mengapa, aku cenderung memilih-milih pergaulan.

Tipikal yang menjadi temanku adalah mereka yang bergaya hidup wah. Aku cenderung menjauh dari pergaulan yang gaya hidup pas-pasan. Hal ini dikarenakan perasaan superiority complex yang ada di benakku. Dari pakaian yang dikenakan atau gaya bicara, aku dapat menilai, apakah mereka anak orang kaya sepertiku atau tidak.

Ketika itu usiaku sudah 20 tahun. Belakangan, aku merasakan cocok dengan salah seorang teman yang bernama Tony. Kunilai dia anak orang kaya di kota lain terlihat dengan gemerlap kehidupannya yang suka sekali berfoya-foya. Kulihat lama-kelamaan dia pun seakan menunjukkan sikap yang cocok berteman denganku. Kami pun berteman baik. Namun di balik kebanggaanku bergaul dengannya, disitulah aku langkahkan kaki ke jalan yang salah untuk melangkah. Aku terlibat dalam pergaulan yang salah dan tidak wajar. Lambat laun, aku terbawa arus nakal Tony dan beberapa temannya.

Kehidupanku yang gelamor dan banyak uang, seakan memuluskan jalan untuk berbuat seenaknya. Dari mulai minum-minum di beberapa cafe ataupun bar, menghisap ‘gele’ ataupun ‘ganja’ sampai ‘putaw’. Tidak hanya itu, pergaulanku yang akrab itu belakangan membawaku pada keinginan ‘main’ dengan ABG yang kami booking dari pinggir jalan utama kota kembang ini.

Dari semua pengalaman yang tadinya didasari rasa coba-coba dan ingin tahu itu, lama-kelamaan membuatku keranjingan. Kenakalanku tidak itu saja, melalui Tony pula aku diperkenalkan dengan seorang tante-tante yang umurnya kutaksir 35 tahun. Sebut saja namanya Tante Mia. Wanita itu, namanya membekas sampai sekarang, karena dialah wanita yang kuanggap mampu mengubah jalan hidupku. Dia wanita yang pertama kali kupeluk, kucium, dan juga wanita yang pertama kalinya yang tidur bersamaku.

Sebenarnya, Tante Mia adalah isteri seorang pengusaha kaya. Karena sering kali kesepian akibat urusan bisnis suaminya, mengharuskan Tante Mia banyak ditinggal sendirian di rumah. Suaminya kerap kali melancong ke luar kota bahkan ke luar negeri dalam waktu lama.

Awal perkenalan kami terjadi di sebuah cafe di sebuah hotel ternama di kawasan pusat kota di Bandung. Petang itu, aku datang bersama Tony yang lebih dulu akrab dengan Tante Mia. Sebenarnya aku tidak mengira kalau temanku itu sengaja menyodorkanku untuk memuaskan nafsu birahi Tante Mia. Semua itu baru terungkap saat temanku mohon diri dengan alasan ada kepentingan mendadak. Jadilah kami hanya menikmati lembutnya alunan musik live berduaan saja. Awalnya, hanya sekedar ngobrol sana-sini, namun satu ketika Tante Mia mengisyaratkan satu tingkah nakal. Tak pelak sebagai lelaki normal, semua itu mengundang birahiku. Rasanya klop sudah, saat dia menawarkanku untuk menginap di hotel dimana dia telah booking kamar.

Aku yang awalnya merasa ragu, akhirnya tidak berkutik, aku pun bagaikan kerbau dicocok hidungnya. Kuiyakan saja semua permintaan Tante Mia, termasuk keinginannya mengajaku menginap di hotel. Dalam hati aku berpikir, rasanya sangat disayangkan jika semuanya ini disia-siakan. Meskipun tubuhnya tidak terlalu tinggi untuk seukuran wanita indonesia, wajahnya yang bersih dan terawat, menyiratkan bias kecantikannya. Gaya bicaranya yang mirip dengan yang dikatakan ABG kekinian, menambah kecentilan Tante Mia.

Kuungkapkan keraguan jika nantinya Tony datang dan mencari kami dimana dia meninggalkan kami berdua di cafe tersebut, namun semua kekhawatiran itu hanya ditanggapi dengan senyum tenang dan menawan yang merekah di kedua bibir Tante Mia. Dia pun meyakinkanku bahwa Tony tidak akan kembali ke cafe lagi. Dapat ditebak apa yang akan terjadi, jika lelaki normal yang telah dewasa berduaan di dalam kamar bersama wanita cantik dan matang, yang ada tentu kobaran nafsu yang menggelora. Dan benar saja, hubungan badan pun terjadi di antara kami.

Dibelainya rambutku, didekapnya tubuhku yang tak berbalut selembar kain pun. Dadaku dielus dan diciumi dengan penuh nafsu. Saling pagut dan raba pun tidak terelakkan lagi. Kemudian apa yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh suami-istri itu bersama Tante Mia dengan nafsu yang bergelora itu pun terjadi. Tidak hanya sekali, aku melakukannya saat malam itu. Tenaga Tante Mia yang sangat liar memacu gelora birahi. Aku merasa begitu tersanjung, sekaligus banyak belajar dari Tante Mia. Sungguh aku merasakan ada pengalaman baru dan sangat mengesankan yang selama ini belum pernah kualami.

Kurasakan juga bagaimana gelora birahinya yang menggebu. Aku merasa tertantang untuk mengimbanginya. Dan ternyata aku berhasil memuasinya. Ini dikatakannya sendiri oleh Tante Mia. Setelah puas dengan permainan binal Tante Mia di atas ranjang, kembali kegundahan menyeriangi di benakku. Kepada Tante Mia kuwanti-wanti untuk tidak menceritakannya kepada Tony ataupun siapa saja. Namun dia hanya tersenyum tipis menghadapi kegundahanku.

“Kenapa mesti risau..? Tony adalah kekasih gelapku juga. Dalam waktu-waktu tertentu, dengan senang hati dia melayaniku..” kata Tante Mia.
Setelah itu, jadilah aku mulai ikut berpetualang sebagai pemuas nafsu seks, kukejar perasaan nikmat dan gairahku dengan Tante Erlyn, Tante Sofia, Tante Sally, dan beberapa tante lainnya.

Aku pun seakan dimanjakan oleh mereka dengan limpahan uang yang datangnya bagaikan air yang mengalir. Namun aku memiliki langganan yang mengaku sangat terkesan dengan pelayananku. Dia seorang dokter di Jakarta. Perkenalanku terjadi saat di suatu sore tiba-tiba HP-ku berdering. Dengan dalih untuk dipijat tubuhnya, suara wanita itu menginginkan agar aku datang ke sebuah hotel di kawasan jantung kota Bandung. Aku pun meluncur ke hotel yang dimaksud.

Sore itu menjadi awal bagi permainan yang panas dengan sang dokter yang sedang mengikuti seminar di Bandung ini. Dokter yang berwajah cantik itu sangat ganas memperlakukanku, nafsu birahinya yang besar membuatku kewalahan. Tidak hanya di tempat tidur saja dia menginginkan permainan panas denganku. Itu semua dilakukan di sofa ruang tamu kamar hotel, di kamar mandi, ataupun di kaca rias kamar suite yang disewanya itu. Setelah puas, baru ia memberiku banyak uang, Dan rasanya itulah rekor bayaranku yang kuterima sebagai gigolo pemuas nafsu. Dia pun barjanji akan kembali lagi untuk memintaku untuk melayaninya.

Benar saja, beberapa bulan kemudian sang dokter itu kembali lagi ke Bandung, kali ini dia tidak sendiri, melainkan membawa 2 orang temannya yang mengaku Tante Lusi, dan Tante Nina. Setelah aku diminta melayani mereka bertiga, aku pun melakukannya dengan baik hingga mereka puas. Tidak hanya sekaligus kami bertiga bermain, melainkan aku melayaninya satu persatu. Keesokan paginya mereka pun kembali ke Jakarta.

Tetapi alangkah terkejutnya aku, minggu kemudian sang dokter kembali lagi bersama temannya kembali, kali ini hanya seorang, dia bernama Tante Siska. Seperti sebelumnya, dia meminta kupuasi nafsu seksnya, sebelum akhirnya memintaku untuk melakukan hal yang sama terhadap temannya itu.

Kali ini dalam benakku ada berbagai pertanyaan, “Ada apa di balik keanehan ini..?”
Dalam suatu kesempatan, terbukalah tabir rahasia itu. Menurut Tante Siska teman sang dokter itu, dia adalah salah satu anggota arisan yang bandarnya adalah Ibu dokter itu. Mereka beranggapan bahwa aku lah pria yang dipilih, dan yang paling hebat, dan kuat dalam memuasi mereka. Jadi aku dijadikan komoditi arisan seks oleh mereka yang terdiri dari istri pengusaha dan pejabat. Gila, betapa terkejutnya aku mendapat jawaban itu. Namun aku berusaha mengendalikan kegundahanku, aku tidak perduli dengan perasaanku, toh aku mendapat imbalan jasa yang sangat besar dari mereka. Dan aku pun dapat memanfaat uang tersebut untuk kuliahku.

Nah bagi para pembaca setia http://www.17Tahun.com, saya sangat menantikan saran, kritik, ataupun apa saja dari anda, kirimkan ke email, saya juga siap melayani kebutuhan biologis anda ataupun melayani pijat, kesemuanya ini khusus untuk wanita yang kesepian. Saya juga siap tidak dibayar alias free asalkan kebutuhan anda terpenuhi.

27 Responses to “100 Persen Non Fiktif”

  1. Mario Says:

    Beneran atau bohong nih? tp klo beneran ajak2 dong gw di BANDUNG, butuh duit plus birahi nih. Dijamin puas. email ke : mario.abimanyu@yahoo.co.id

  2. roy Says:

    cukup bagus alur critanya,tp klo km kwalahan tuk muasin smua tantemu itu aku siap bantu yg g kalah prmainanny sm km,so kontak aku sj di plastelnet@plasa.com aku jamin bersih,krn bodyku cukup terawat,atletis krn suka fitness,tnggi 170/56,& kelebihan lainnya kt org wajahku babyface,Anda penasaran ? tnggu pa lg..,

  3. fanny Says:

    tolong kirimkan aku email/no hp/tlp/ tante tante yang seperti mrk aku juga ingin sprti kamu.

    thx
    fanny
    fanny.suvarna@yahoo.com

  4. Andrea Says:

    Kayakna boleh juga neh … mumpung aku juga lg “nganggur” šŸ™‚

  5. Adi Says:

    wah ceruitanya seru bikin hati senang, masih ada nggak kontak ya di emailku Adi_setyo2003@yahoo.com

    thx

  6. safi Says:

    emang bs ene lg bth kepuasan nih bagi dong

  7. amet Says:

    KALO EMANG BUKAN FIKTIF KIRIM DEH HP TANTE2 LU KE GUE. KALO LU GA KIRIM OR NO HPNYA FIKTIF ARTINYA LU 100% PEMBUAL. GUE JUGA DI BANDUNG NEH. (022) 91808481 AMET

  8. kalong Says:

    wah seru tuh ceritanya bagi dong nomor hp atau via email balas ke malan_srg@yahoo.com okay bs dipercaya kan ? kepuasan loh itu bagi-bagi dong jangan makan or embat sendiri okeeeeeeeeeeeeeeeeasyik juga tuh

  9. peniswan Says:

    nomor hape atau rumah tante lo kirim ke email gue
    hann.archtX@gmail.com
    ok?

  10. widha Says:

    ah…kalo aq sich ga mau berbuat yang di luar batas seperti itu,memang seks itu penting tp ga perlu terjerumus karena seks kan????kalo kita mencintai pasangan kita tentunya menerima apa adanya dan hidup ga akan garing atau bosen kalo ga terpuaskan seksnya oleh pasangan…kembali ke diri kita masang2 aja…

  11. weqs Says:

    cinta? hari gene? tante… miss u, muah

  12. gede Says:

    kita bisa kerjasama nih…, gue sering ada di bandung atau jakarta. kalo lu perlu teman buat ngelayanin tante-tante itu bisa hubungi gue via e-mail atau sms aja ke 0812 14322400. gue gak bakalan nyabot rejeki lu. kapan kapan lu perlu juga bsa hubungi gue untuk new\menin tante-tante bule jalan jalan di bandung. gue punya banyak relasi expat.

  13. dodlz Says:

    based on mine…loe ngarang banget,,,,kebanyakan baca buku moamar eamka loe,,,,next..kalo mo bkn cerita baru,,,pake alur yg baik bukan judul yg loe tekankan non fiktf..karena loe dan cerita loe obyek…biar reader yg menilai .

  14. Rinto Says:

    bro…aku butuh uang,jadi ingin dapet uang cepet.aku minta no hp tante girang itu. call me at 08883784153…this is for the first time for me

  15. pandji Says:

    seruuuu,,,!!! gw prcy ma loe,mo g u share about ur tante2x,,Pliz U send to myemail pandji_pandji@yahoo.com I’m waiting,,keeeeey!

  16. abirahman Says:

    hebat juga loe
    tapi ingat masa depan lo tar klo dah merit elo dah cret-cret cret duloan !dannnnnnnnnnnnnnnnnahirnya ….
    cerai mudaaaaaaa. jadi… Kuat dimuda tapi loyooooooo sebelum tua ? ? ?

    motor bagus,mahal,kuat dsb tapi klo di geber terus……
    pasti akan rusak juga. begitu juga kamuuuuuuuuu

    Abirahman@yahoo.com

  17. jefry Says:

    gue jg kayanya pengen tuh kirim kirim no hp aja ke gue


  18. kirim dong no hp tante yg cantik nan bersih
    kalo lu bener itu semua
    kalo lu ga kirim lu ngebual aja atau lu abis minum nulis cerita ini

  19. reno Says:

    gw jg mau dong,bagi no tlp tante2 lo itu gw jg d bandung…

  20. mi Says:

    pls send her phone no or email. thanks

  21. ariokendor Says:

    lumayan cerita lu … hebat fantasi lu

  22. Gandos Says:

    Ngatus tok ……. lah

  23. mau dong Says:

    ajak gw dong gw jg butuh ni hub gw ya
    enak_deh69@yahoo.co.id ok bro gw tunggu ni

  24. penulis Says:

    kejebak lo semuanya anjing-anjing babi setan tai lo….gw cerita gitu aja percaya pengen dapetin no hp tante girang dasar lo semuanya otak mesum lo buru-buru lo pada kawin.

  25. jaka Says:

    klu berkenan boleh saya minta no2 hp tante2 yang anda pnya kbtulan gua jg di bdg 70924106

  26. boy_cool Says:

    sialan pada ngarang dasar pada mulut besar Taiiiiiiiiiiiiiiiii
    bahu anjinggg


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: