Hitam dan Putih

Maret 8, 2007

Namaku Lia. Aku adalah ibu rumah tangga yang telah berumur 35 tahun. Hidupku boleh dikatakan beruntung, aku mempunyai rumah yang megah di Pulomas dan harta benda yang melimpah, sehingga bagiku krisis moneter tak terlalu berpengaruh bagi perekonomian keluargaku. Suamiku, Liem, 50 tahun, mempunyai jaringan bisnis baik di Indonesia maupun di luar negri. Ia adalah pengusaha yang sukses. Walaupun dijejali dengan materi yang melimpah ruah, tetapi kehidupanku rumah tanggaku terasa hambar. Dulu, aku dikawinkan dengan Liem setelah aku menamatkan kuliahku, umurku kira-kira 22 tahun. Aku adalah anak tunggal. Aku tidak terlalu mengenalnya, keluargaku yang menjodohkanku dengannya karena pada waktu itu Liem adalah rekan bisnis ayahku, dan ayahku sangat mempercayainya.

Di awal perkawinan, hubungan suami istri kami hanya sebagai formalitas saja, Liem banyak menghabiskan waktunya di luar rumah, bahkan hingga umurnya yang telah mencapai setengah abad ini, ia masih sering berada di luar. Sedangkan di rumah, sering aku merasa kesepian, karena aku belum juga dikaruniai seorang anak yang bisa mengisi kesepianku. Untuk memenuhi hasrat birahiku, aku sering menonton film Blue. Aku terangsang tiap kali melihat gerakkan penis yang menusuk-nusuk vagina. Uuhh.., aku mulai mempermainkan vaginaku dengan jariku, membayangkan, penis yang panjang dan besar itu, menghunjam keras, menusuk-nusuk liang vaginaku. Suara-suara melenguh, gerakan-gerakan pinggul, ekspresi muka dari masing-masing pasangan yang begitu mendalami kenikmatan bersetubuh. Tak henti-hentinya tanganku memain-mainkan klitorisku.., naik.., turun.., naik.., turun.., sambil berputar.., kugerakkan tanganku dengan cepat, sehingga vaginaku mulai basah dan membengkak.., “aahhkk..”, walaupun penis itu hanya bayanganku saja, tapi sudah terasa nikmat sekali. Kadang, kugoyang-goyangkan pinggulku.

“aahhkk nikmat sekali..”. Sementara, suara ceplak ceplok terdengar dari TV, gaya dog-style.., “aahh.., aahh.., aahh..”, bercampur-baur dengan lenguhan-lenguhan nikmat. Aku menikmati segala suara-suara senggama yang keluar dari TV 36 inch-ku itu. “Ssshh.., sshh..”, kugigit bibir bawahku, mendalami khayalku bersenggama dengan penis raksasa, aku merasakan kanikmatan yang makin memuncak. “aahh.., aahh..”, eranganku membahana menyamai erangan di TV. Kupercepat gerakan jariku, aku tak tahan lagi, sesuatu akan menyemprot keluar dari dalam liang Vaginaku. “aahhkk.., ahhkk.., ahhkk..”, otot-otot tubuhku mengejang bagaikan tersetrum listrik ribuan volt. Alam pikirku terbang ke awang-awang meresapi kenikmatan orgasme. “aahh.., aahh.., niikkmaat sekali..”, kuhela nafas panjang. Kukira sampai disini saja masturbasiku.

Akibat lama-lama bermasturbasi dengan berkhayal disetubuhi oleh penis raksasa, aku jadi ingin betul-betul merasakan nikmatnya penis raksasa. Tapi, penis siapa..?, Sampai pada suatu hari, pertanyaanku itu terjawab.

Hari itu, aku hendak pergi ke Gym, biasa, Fitness. Untuk mempertahankan tubuhku agar tetap langsing dan kencang. Aku mempunyai supir pribadi yang biasa mengantarku ke Gym, namanya Pak Marlon, orang dari Sorong, Irian Jaya. Pak Marlon ini telah dipercaya menjadi supir pribadi suamiku selama hampir 10 tahun. Kami mendapatkan beliau dari seorang teman. Pak Marlon ini setia menjadi supir keluarga kami, apalagi dengan gaji $500 per bulan, ia selalu dapat diandalkan. Tetapi pagi itu, kudapati seorang anak muda sedang mengelap mobil Mercy-ku.
“Mana Pak Marlon..?”, tanyaku.
“Pagi bu, maaf, nama saya Rony, saya anak Pak Marlon, hari ini bapak tidak bisa kerja sebab beliau harus menjenguk keluarga kami yang sakit di Bandung, jadi untuk sementara saya gantikan..”, katanya dengan sopan.
Hmm.., anak muda ini.., kuperhatikan tubuhnya dari atas sampai bawah.., boleh juga badannya yang gelap dan atletis, tangannya yang kekar, dadanya yang bidang dengan bahu yang lebar. Mukanya.., rasanya aku pernah lihat. Hmm.., mirip seperti Baby Face, penyanyi itu. Boleh juga nih, kataku dalam hati.
“Oke Rony.., kamu bisa antar saya ke Gym..?”, tanyaku.
“Bisa nyonya..”, jawabnya.

Dalam perjalanan, aku bertanya banyak tentang dia. Ternyata umurnya telah 23 tahun, dan ia sekarang ia telah menyelesaikan kuliahnya di– (edited by Yuri) jurusan Teknik Sipil. Aku berusaha untuk akrab dengannya. Kadang pada saat aku memulai suatu pembicaraan, aku sentuh bahunya, dia tampak salah tingkah.:)

Sampai di Gym, aku segera berganti baju dengan menggunakan Bicycle Pents yang pendeknya 2-3 senti dari selangkanganku, dan menggunakan baju tanpa lengan yang ketat, menampakkan perutku yang kencang. Dengan pakaian itu, tubuhku yang tinggi (169/52) dan kulitku yang putih (Chinese), serta rambutku yang bergaya Demi More di film Ghost, aku tampak seksi dan sportif. Mulailah aku menjalani latihanku.

Selesai Fitness, dengan masih mengenakan pakaian senamku tadi dan handuk kecil untuk mengelap keringat, aku berjalan keluar Gym menuju mobilku di areal parkir. Rony yang sejak tadi menunggu di mobil, segera berdiri dan membukakan pintu belakang mobil untukku. Lalu aku bilang kalau aku ingin duduk di depan. Dengan cepat ia menutup pintu belakang, kemudian membuka pintu depan. Ketika itu, lengannya secara tidak sengaja menyerempet payudaraku, “Ups.., geli..”, ketika lengan itu bersentuhan dengan payudaraku. Kulihat Rony jadi salah tingkah. Aku tersenyum kepadanya. Kulihat ia memperhatikan bagian bawah tubuhku, ketika aku memasukkan kakiku jenjang dan mulus itu, dan pantatku ke dalam mobil dan mendudukkan pantatku di jok. Setelah menutup pintu, ia berlari kecil melalui depan mobil ke arah pintu pengemudi. Dari dalam mobil, kulihat bagian atas celana Rony yang menggembung.

Di dalam mobil, kamipun kembali ngobrol. Agar lebih akrab, kularang ia memanggilku dengan sebutan nyonya, panggil saja Lia. Makin lama obrolan kami terasa makin akrab, kadang aku tertawa, mendengar obrolan-obrolan lucu yang menyerempet-nyerempet, dan dengan gemas kucubit lengan Rony yang berisi itu. Kadang kuperhatikan tangannya yang hitam dan kekar itu memegang kemudi. Sungguh macho. Suatu ketika, Rony membanting stir ke kanan secara tiba-tiba, ternyata, karena keasyikan ngobrol, Rony tidak memperhatikan sepeda motor yang ada di depannya. Ketika itu, tubuhku jatuh ke arah kanan, dan secara refleks, tanganku jatuh tepat di bagian kemaluan Rony. “Upss..”, dalam hatiku. Ketika mobil kembali stabil, tak kulepas telapak tanganku di atas celananya itu. Kutatap wajah Rony yang terlihat grogi, salah tingkah, dan memerah.

Tiba-tiba, muncul keberanianku untuk mengelus-ngelus “terpedo” Rony yang makin lama membengkak itu. Waahh.., seperti memegang lontong saja, pikirku. Setelah beberapa lama kuelus, tanpa bicara, kuberanikan diri untuk membuka relsliting celananya, kusikap celananya. Tampak “terpedo” Rony yang begitu ketat dibungkus oleh celana dalamnya, dengan kepala terpedo yang menyembul ke atas CD, seakan berusaha keluar dari sesaknya bungkusan CD itu. Kuselipkan tanganku ke dalam CD-nya. Wuuh.., Gede amat, genggaman jari jempol dan jari tengahku hampir tak saling bertemu dan batang yang sangat keras menegang. Untuk beberapa saat kuelus-elus penis Rony yang besar itu. mmhh.., tiba-tiba birahiku bergejolak. Segera kutundukkan kepalaku ke arah penis Rony, dan kusibakkan CD-nya. Tampak penis Rony yang hitam, besar dan panjang itu dan kelilingi oleh rambut yang lebat dan keriting. Seperti di film BF, kujulurkan lidahku ke “kepala” penis Rony. Kujilat-jilat “kepala” penis yang menyerupai “topi Pak tani” itu. Kumainkan lidahku di sekeliling kepala penis itu dan kemudian mengarah ke batang. Kukecup-kecup batang penis yang panjangnya kira-kira 2 telapak tanganku itu.

“Cup.., cup.., cup..”, Kudengar desahan-desahan nikmat dari Rony yang masih terus memegang setir itu, dan itu membuatku terangsang. Segera kumasukkan kepala penis itu ke dalam rongga mulutku. Kusedot-sedot penis itu dengan nafsuku yang sudah meletup-letup. mmhh.., Mhh.., sambil kunaik-turunkan kepalaku. Penis itu tidak seutuhnya bisa masuk ke mulutku, hanya 1/3 bagiannya saja. mmhh.., mmhh.., enakk sekali rasanya, seperti anak kecil yang sedang dahaga, dan dibelikan es krim. Itulah yang kurasakan saat itu, aku dahaga akan seks. Terus kusedot-sedot penis itu, sembari kumainkan lidahku dan mulai kukocok batang penis dengan menggunakan tanganku.

oohh.., nikmatnya merasakan penis raksasa ini. Tiba-tiba aku berfikir, “Hei..! mungkin inilah penis raksasa yang selama ini aku idam-idamkan”. Setelah beberapa saat, kulepas penis Rony dari mulutku, dan aku kembali duduk tegak, sementara tanganku masih mengocok penis itu.
“Gimana Ron, Enak?”, tanyaku sambil mengatur nafasku yang sejak tadi tidak teratur.
“Enak Lin, Enak banget..!”, serunya riang.
Setelah beberapa lama membicarakan apa yang telah kami alami tadi, aku berinisiatif mengajaknya ke kamar apartemenku yang belum laku tersewa. Sebelum memasuki gerbang apartemen yang di jaga satpam, Rony menutup kembali bagian atas celananya yang terbuka tadi.

Setelah tiba di depan pintu apartemen, kubuka pintu apartemen, dan kusuruh Rony untuk menutupnya, sementara aku langsung menuju ke kamar dan menyalakan AC Split. Setelah itu, aku berbalik, dan ternyata, Rony yang telah melepaskan seluruh bajunya langsung merangkulku dan menjatuhkan tubuh kami berdua di Kasur. Di ciuminya mukaku, dari pipi, kemudian ke bibirku. mmghh.., disedot-sedotnya “bibir bawah”-ku dengan gemas, kemudian dimain-mainkan lidahnya ke dalam rongga mulutku yang terbuka, merasakan keenakan permainannya. Sementara tangan kirinya memegangi kepalaku, tangan kanannya beraksi berusaha melepas celanaku dengan susah payah. Kusadari kesulitannya membuka celanaku, kemudian kudorong tubuhnya ke arah kanan, dan aku berdiri sambil melepas baju dan celanaku. Sambil kulihat Rony yang tanpa berkedip melihatku melepas bajuku dengan pelan-pelan sekali, sehingga tampak kemolekan tubuhku yang putih dan masih kencang ini.

Kulihat tubuh Rony yang atletis, dengan bulu-bulu kecil dan kriting di dadanya, bentuk badannya yang berbentu huruf V, dan bagian kemaluannya yang besar itu, menjuntai, menantang, hitam legam, berbeda dengan tubuhku yang putih mulus, tanpa ada suatu cacatpun. Setelah semuanya lepas dari tubuhku, segera kujatuhkan tubuhku di atas tubuh Rony. Kukecup bibirnya yang basah, dan kumainkan lidahku seperti tadi ia memainkan lidahnya. mmhh.., lidah kami saling bertaut, kumasukkan lidahku dan kusedot lidah Rony. mmhh.., Kuelus dadanya yang bidang, kumainkan putingnya. Rony tampak menikmati kegelian permainan tanganku di putingnya. Lalu, kepalaku turun ke putingnya, kujilat putingnya, kuisap dan kadang kugigit kecil puting Rony yang berwarna hitam gelap itu. Rony sekali lagi menikmati permainanku, tangannya mengusap-usap kepalaku dengan gemas.

Setelah beberapa saat, di dorongnya tubuhku ke arah kiri, gantian sekarang, putingku yang merah kecoklat-coklatan di isapnya dengan ganas.
“oohh.., nikmatnya.., engkau pandai sekali Rony..”, putingku di kanan di isapnya, dan dimainkan dengan lidahnya, sementara payudara sebelah kiri di peras dengan tangannya yang kekar itu dan dimainkan putingku dengan jarinya. uuhh.., bagaikan terkena listrik arus lemah, geli sekali kurasakan.., tubuhku menggelinjang keenakan.

Selama beberapa menit, kunikmati permainannya yang ganas di payudaraku. Kemudian, tangannya yang tadi memegang payudaraku, tiba-tiba beralih mengusap-usap selangkanganku. “aahh..”, aku tersentak dan kurasakan aliran darahku bagaikan turun dari kepala. Oh, usapan lembut itu, sudah lama tak kurasakan dari seorang lelaki. Biasanya suamiku (dulu), sebelum menancapkan batangnya, ia mengelus-elus vaginaku dengan lembut, sama seperti yang kurasakan saat ini. Elusan itu lama-lama semakin cepat, memainkan clitoris di selangkanganku. Nafasku terus memburu, mengikuti gerakan jari-jemari Rony yang terus memainkan clitorisku dengan tempo yang makin cepat, sementara mulut Rony belum lepas dari payudaraku yang semakin menegang dan keras.

oohh.., kurasakan kedahsyatan permainan jari-jemari Rony. “aahh.., aahh.., ahh”, desahku begitu dahsyatnya, hingga kurasakan cairan mengalir melalui saluran di dalam kemaluanku. Kucoba kutahan cairan itu keluar. Tapi tak bisa kebendung kenikmatan yang telah meletup-letup itu dan “aahhgg.., aahhgg.., Roonnyy.., aahhgg.., eennaak”, sambil kutahan nafasku, kudalami kenikmatan itu. Kenikamatan orgasme. Wuuff.., tubuhku yang tadi mengejang berubah menjadi lemas dengan segala peluh di tubuhku, aku berusaha mengatur nafasku sementara, kurasakan kegelian di selangkanganku, kulihat, ternyata sekarang Rony telah mencicipi cairan yang keluar dari liang kemaluanku. Lidahnya menjilat-jilat vaginaku sambil sesekali menyedot-nyedotnya. “Sssrrpp.., ssrrpp.., seperti tidak mau membersihkan cairan yang tadi keluar dari dalam lubang kenikmatanku. Sambil kurasakan kenikmatan tiada tara itu, pikiranku melayang.., enaknya hidup ini kalau dari dulu aku mengenal anak ini.., aku tidak perlu lagi repot-repot bermasturbasi di depan TV.

Selagi pikiranku melanglang buana, tiba-tiba Rony menimpa tubuhku, dan menciumi mukaku dengan lembut.
“Bagaimana Lia, puas..?”, tanyanya sambil tersenyum.
“Wuah.., andaikan kamu dapat merasakan kenikmatan yang aku rasakan sekarang.., tiada taranya.., fantastis!”, kataku.., hey, tiba-tiba kusadari penis Rony yang masih mengeras di antara perutku dan perut Rony.
“Ron, kamu belum..?”, belum selesai aku berkata, kembali bibirnya memagut bibirku.

mmhh, dan kurasakan badannya agak ditinggikan, kemudian tangannya diarahkan ke bawah, dan tiba-tiba kurasakan benda yang keras menyumbat mulut vaginaku. Aku mengerti maksudnya. Kunaikan kakiku, merangkul pinggangnya. Sementara, mulut kami masih saling bertaut, dengan tangannya, ia memainkan kepala penisnya di mulut vaginaku. Birahiku kembali muncul atas perlakuan yang demikian. mmhh.., aku sudah tak sabar ingin merasakan kenikamatan penis raksasa itu.., kataku dalam hati.

Tapi Rony masih saja mempermainkan penisnya, dan itu membuatku menggelinjang kegelian dan perasaanku sudah tak sabar. Kulepaskan pagutan bibirnya.
“Ron.., ayo.., langsung aja”, kataku dengan nafas yang tidak teratur lagi. Kemudian dengan tangannya, ia meraba-raba vaginaku untuk mencari dimana “lubang surga dunia” itu berada. Setelah menemukannya, segera ia tusukkan kepala “terpedonya” ke lubang itu. Begitu pinggulnya menekan dengan keras, secara refleks (karena sakit..) pinggulku terdorong ke depan.
“Ahh.., Ronn.., pelan-pelan dong..”, kataku sambil meringis.

Kemudian dicobanya lagi kepada penisnya dicocokkan ke lubang vaginaku. Kali ini ia mencobanya berhati-hati dan pelan. “oohhgg.., oohhgg..”, kepala terpedo Rony terasa menyesaki lubang kemaluanku, aku mencoba menahan rasa sakit.., rasa sakit yang telah lama tak kurasakan. Kemudian sedikit demi sedikit, “lontong kulit” itu masuk ke dalam liang Vaginaku.., sampai akhirnya. “Bleess..”, masuk semua.. “Ooohhgg”, kurasakan kenikmatan.., fantastis.., seluruh batang penis Rony memenuhi liang Vaginaku.
“Goyang Ron..”, pintaku. Langsung, Rony menggoyangkan pinggulnya, keluar.., masuk.., keluar.., masuk.., “Ooohhgg.., oohhgg..” sungguh nikmat, teringat aku akan film BF yang aku tonton dulu. Goyangan pinggul Rony kubarengi dengan goyangan pinggulku, sehingga terasa penis Rony menggesek-gesek dinding vaginaku yang rasanya membengkak, sehingga bisa menyedot semua batang milik Rony.

Kurasakan saat itu bukan hanya tubuhku yang bergetar, kasurpun ikut bergetar akibat dorongan pinggul Rony yang kuat, terus menghunjam-hunjamkan penis raksasanya ke liang vaginaku. Desahan-desahan kenikmatan dari kami berdua bersahut-sahutan. “Aahhgg.., aahhgg.., aahhgg”, kadang kugigit bibir bawahku saking nikmatnya permainan kami. Aku teringat akan film BF yang aku tonton, dan aku minta kepada Rony untuk mencoba gaya standing-bamboo. Kali ini, aku berada di atas, dan Rony tidur di bawah. Dengan mudah penis Rony dapat masuk ke liang Vaginaku, dan akupun mulai bergerak naik turun. Rony mengimbanginya gerakanku itu.., “Ooohh nikmatnya”, melihat payudaraku yang bergerak-gerak seiring pergerakan tubuhku, tangan Rony kemudian memegangi kedua payudaraku, dan meremas-remasnya. Sementara itu.., aku merasakan kenikmatan klimaks sudah dekat, aku terus menggenjot dengan cepat.., aahh.., aahh.., aahh.., truss”, Rony dan aku saling mendesah, hingga akhirnya aku merasakan kembali tubuhku mengejang, tanganku mencengkram seprei dengan kuat dan sekali lagi aku mencapai orgasme.

“aahhgg.., aahghgg.., aahgg”, aku mengerang dengan lantang. Sukmaku kembali melejit ke langit ke tujuh.
“oohh.., Rony, engkau memang jagoanku”, Belum habis aku menikmati dahsyatnya orgasme keduaku, Rony memintaku untuk menungging, dan kemudian ia mulai menusukkan penisnya dari belakang. “oohh.., Oohh..”, aku kembali merasakan kenikmatan bersenggama, suara desahan kami berdua kembali mengalun dibarengi dengan suara “ceplok-ceplok.., plok.., plok.., plok..”.

Rony makin mempercepat hunjaman penisnya ke vaginaku, tempo permainan semakin cepat. Kudengar suara desahan Rony semakin keras dan pada akhirnya ia melenguh keras, seperti suara orang menahan sesuatu dibarengi dengan dihunjamkannya kuat-kuat seluruh penisnya ke dalam Vaginaku.
“aahhgg.., aahhgg.., aahhgg..”

Akhirnya.., ia mengalami orgasme. Segera kubalikkan tubuhku, dan kuisap-isap kepala penis serta kukocok-kocok batangnya, mencari sisa-sisa sperma yang dimuntahkan penis Rony, hingga akhirnya tak tersisa sama sekali, dan Rony tergeletak lemas.

Sejak saat itulah aku menemukan kenikmatan seks sejati. Sementara dengan suamiku, hubungan kami bertambah dingin, dan kukira ia tak menghiraukan akan hal tersebut, ia masih menyibukkan dirinya dengan kegiatan di luar rumah, ia tak menghiraukan lagi keindahan tubuh istrinya yang haus akan hunjaman-hunjaman kenikmatan. Frekwensi hubungan seks-ku dengan Rony makin bertambah sering, walaupun sekarang Pak Marlon telah kembali menjadi supir keluarga kami, Rony kubekali dengan HP, yang sewaktu-waktu bila keinginanku untuk “ditusuk-tusuk oleh terpedo” Rony muncul, aku bisa langsung menghubunginya, dan bertemu di apartement (yang hingga kini, apartement itu tidak aku sewakan, dan menjadi tempat rahasia kami untuk bercinta).

67 Responses to “Hitam dan Putih”

  1. feri Says:

    cerita loe bikin gua nafsu, kenalan dong

  2. rere Says:

    SEX ITU UNIVERSAL !
    Jadi kalo mau cerita sex-fiktif, fantasi jorok,nyabul, jorok, maksiat, free sex dll, dll sejenisnya MOHON jgn bara SARA dgn maksud (jahat , Licik & munak) untk men-diskreditkan etnis agama tertentu . Pendek kata jgn pake nama-nama yg mewakili etnis/agama tertentu sbg tokoh sex pecundang atau penjahat. KALO MAU KELIAHATN / DIAKUI KEJANTAAN sexual etnis-mu. NYATAKAn bukan dgn cara bikin cerita fiktif tyak fair yg tendesius & mendiskreditkan SARA tertentu hinga jadi image & stereotipe tdk fair di masyaraakat. KALAO SARA ELU MERASA JANTAN & PUNYA KEMALUAN PANAJANG-GEDE-KUAT .. buktikan dgn kenyataan bukan lewat cerita bo’ong & bo’ol !!

  3. young_lieutenant Says:

    Rere sayang, ayo kita ML…

  4. young_lieutenant Says:

    Rere sayang, ayo kita ML..

  5. tole Says:

    halotante pa kabar aku mau juga tuh di ajak ML ama ante mail aku ya……….

  6. aku Says:

    aku aku aku aku aku

  7. doraemon Says:

    Bagi Donk No HP ce.nya??

  8. Mr. BIG Says:

    Nice story… 🙂

  9. denny55 Says:

    Bagi donk no HPnya mungkin saja mau merasakan kenikmatan yang lain,thx.

  10. magic Says:

    kAlo tante lagi pengen sama yg kecil2 call me aja
    0856.9413.5860, tapi kalo ga juga gpp. gw sadar diri kok

  11. 12 cm/miring ke kanan Says:

    tante lin minta no hp nya dunk

  12. Ruri Says:

    Ayo kita ML……!
    Gila gilaan diakhir pekan!!!

  13. bajingan phalenk Says:

    bagus juga ceritanya,
    bikin lagi dunk…

  14. adhit Says:

    sekali-kali tante harus spekulasi,cari yg baru.aku bersedia lo.telp aku ya tante 085229826329

  15. erwinar Says:

    aku nggak pergaya kalo ada wanita yg hebat, paling sebentar juga loyo.

  16. ikhay Says:

    Tante mnta no hpnya dong..?(i_corn_eat@yahoo.com)

  17. dycky Says:

    hi
    keren2
    bikin pengen bertualang
    aku dycky di 0819698584


  18. aku suka
    karena aku laki-laki

  19. gustin Says:

    gustin_29
    tante lin lebih seru kalau main bertiga dengan aku

  20. gimbal Says:

    tante aq juga mau dunk???
    kalo mau hubungin
    085648771271

  21. andre arex gresik Says:

    Tante kl blh aq jg mau bngt!!!
    Emang g pernah k pergok??????

  22. lasi Says:

    ceritanya terlalu mengada-ngada!!!

  23. boyrin Says:

    Tante….ceritamu nggak bermutu

  24. jakaria_80 Says:

    cerita loe bikin gua nafsu, kenalan dong

  25. amet Says:

    tante. aku di bandung.batangku juga katanya jumbo. kalo lagi ke bandung. call me hp ku (022)91808481.maen ke bandung aku siap service tante. amet

  26. Walikota Surabaya Says:

    Itu warga saya….itu……….!!
    Jadi besok hari Jum’at kita ada gerakan bersih memek……eeeeeit…bersih kota…
    walah…nggedabrussh!!

  27. safi Says:

    ml.emeng enak

  28. yuda Says:

    aku suka cerita tenta kalau boleh aku mau juga dong karna aku punya terpedo yg besar sama dgn simpanan tante

  29. stevan Says:

    call me 081322644009,i don’t believe if try yet.

  30. noviandisofa Says:

    tante lin, ngaco..
    pikirmu hidup cuma buat sex aja apa…
    inget liang kubur

  31. peniswan Says:

    saya mencari ibu ibu yang kesepian, punya tetek besar dan memek sempit….please..

  32. ghast Says:

    good work…………….:-)

  33. Anggara Says:

    lucu ya, pada banyak orang ngasih nomor telepon, apa nggak takut dikira iklan…? he…he..he…

  34. ATOX Says:

    Kasian amet yang pada kepedean ngasih nomor HP. Ceritanya terlalu ketawan bokis, kampungan, norak, kayak stensil yang dijual di Senen. Mending loe pada main jablay, 300rb, sewa kamar 150rb…tapi gue rasa loe pada nggak punya duit..karena pengangguran dan pengennya dapet duit trus seks gratis…kalo nekad kawin cuma seksnya doang nggak dikasih makan sama aja bodol. Dasar loe pada…nggak lulus SD smua…nggak punya pacar ye…kaciaaan dech loe….jelek sich, udah jelek pade mau gratisan. 2007 nich cing

  35. Mr.iwan, K.T.B Says:

    hai, tante genit, kali anda berminat happy fun & looking for sex patner bisa telpon Mr.Tuluz(081803803932), no.sms & no.miscol….. addres: jl.gatsu IV blok I no.7 denpasar bali

  36. riki Says:

    hi tante lin yg sexy,aq pengen jg dnk ml ma tante,soal nya aq belum pernah ml,aq masih perjaka lo tan,bener aq gk boong,tapi terpedoaq gk sebesar terpedonya rony, klo mau ni no aq:081398109147

  37. jakaria_80 Says:

    tante boleh kenalan nggak?

  38. rendy Says:

    Cowo2 yang malang,ngarep banget ditelpon trus dapet sex gratis,ampyunnn de mimpi banyakan biar gila.he5

  39. jay Says:

    gw minta bagaimana menghubungi tuh tante..

  40. een Says:

    mo ml ma aku? boleh kontek aku ke 0815-9303343 namaku endrini. cewe dijkt.

  41. playian Says:

    endrini…. ngebet bgt u… sbnrnya u co/ce…?

  42. endrini Says:

    ce sejati dong…..
    kapan ketemuan?

  43. danang Says:

    email me, thanks

  44. Kakaknya Roni Says:

    Anjrit!!!
    Cerita loe bikin gw ngaceng neh.
    Tanggung jawab mbak, sini memek loe gw tusuk.

  45. parno Says:

    Itu Kan..? Bohoooonk tapi janganh terlalu berlebihan dehhh..!

  46. denman Says:

    bagus juga ceritamu ya.
    tapi sayang tahu aku kalau itu hanya bohong-bohong mu
    dan dirimu aku telah tahu bahwa bukan sumi dari orang itu jelek luuuu

  47. Robbinhoot Says:

    Kontol gw lg jomblo nh.. Pgn ngrasain dahsyatnya memek tante2 yg dijakarta. Imel gw Robbin_hoot@yahoo.co.id

  48. oktamon Says:

    halo mbak, sy dr Jayapura Papua, mau rasakan klitorisnya mbak, boleh nggak?
    sy jamin mbak puas………….hub sy melalui email diatas.
    trims

  49. aldino Says:

    ok jg ceritanya, mf aku baru baca skr(aku 39 th, tinggi 170 cm, kulit hitam manis, wajah berkumis) ok met kenal, aku tunggu e-mailnya, tks

  50. tede Says:

    bu punyaku pasti lebh besar. aku 2 kali batal ngeseks karena tidak bisa masuk.

  51. dony Says:

    cepe d, kta tetanggaan kapan2 ktemuan ye….

  52. King Says:

    Gua’ perihatin sama anda2 yang sampe segitunya (kasih nomer Hp and plus alamat rumah) kesenya anda2 kurang kasih sayang atau bahasa spayolnya kurang entot, nih kalo emang butuh memek gampang asal mau keluar duit, elo kaya cewek apa aja bisa dapat, maka kerja biar dapat duit dan kita bisa bebas berpetualang, yang paling enak tuh penggalaman gua,Kalo gua sih nyabu dula trus gua ML ame 2 cewek berdua kaya di film bokep (2-1) asik lama keluarnya sampe boul(mataharinya gua sikat) rasanya enak banget22222.

  53. scorpion Says:

    wah q jd kpngn ni
    klo mau maen ma gue kirim email j k hendi_scorpion@yahoo.co.id

  54. bimz Says:

    endini mauuuu duuunk email g harya_boma@yahoo.com

  55. bimz Says:

    endini mau duunk email gw harya_bima@yahoo.com

  56. fadian Says:

    ada minat gak ma aku tante…punya ku dah panjang,keras,berurat trus agak bengkok ke kiri tapi kepalanya gede banget…bagi tante atw cewe yang mau sensasi dengan barang bengkok kekiri..boleh kontak ke email : fadian_wildboy@yahoo.co.id ..HP 085694450557 n Flexi 68980703…saya tunggu tuk yang mau sensasinya…
    DENGAN SI BARANG UNIK…

  57. bujangbosan Says:

    standar kehidupan jaman sekarang tuh crita…trus wat yg ksh no telp tolong dunk disini bukan media iklan jd bete liat komentarnya…khosuson wan endini: hina banget loh nwarin brg lo disini…ga bs psg iklan yg byr yah???kacian de loh…go ahead freesex…

  58. adi Says:

    gue adi minat bgt tuh mail gue ya di ftkpbjm@yahoo.co.id

  59. qiewz Says:

    WAH GILA NIH COMMENT BANYAK AMAT SAMPE 60 LEBIH..
    PUYENG GW LIAT NYA…

    gw cuma mau comment nih..
    itu yang pada ngasih nomor hp..
    tuh nomor bener apa kaga..?
    klo bener.. loe ga takut di tipu atau di terror ma orang usil..?
    lagian ini cerita kan blom tentu bener apa ngga ceritanya..
    blom tentu si tante ada apa ngga..
    ngeharepin yang ngga ada parah banget namanya..
    bego,bodo dan tolol..

    brooo di dunia ini ga ada yang gratis..
    semua bayar walopun ga pake uang…

    last..
    gw salut ma yang bikin cerita..
    walopun gw ga yakin ini bener apa kaga..
    tapi poll banget..

  60. tomy Says:

    TUTI = tukang tipu loe

  61. surya Says:

    tante hubungi saya di (081911168550)sms juga boleh kok. Bye ROMI

  62. chandra Says:

    tante kalo ke bandung hubungi aku ya. kita berfantasi lebih dahsyat (dijamin). hubungi email sy tuk kirim hp tante oc

  63. meonk2000 Says:

    I really love u

  64. totong Says:

    lu pade ga waras ya, no hp pada ngasih, emang apa ade tuh orang yg namanya tante di cerita itu, sadar dong…. bisa aja yang bikin ceritanya si sopir itu yang ngehayal maen ama majikannya, nah pikir deh. kita mau gile atau cari gratisan hare gene dah ga jaman, cari duit biar kaya baru lu semua gampang dapet cewe, heran mental orang orang ini maunya hidup santai gak gawe tapi pengen ngentot ama yang kaya en cantik, ngaca lu semua

  65. The bijis Says:

    Sprtinya tante msh butuh?Hub:b3rmuda@gmail.Com.Keep smiling n have a nice day.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: