Ibu Vivin Tersayang

September 18, 2007

Cerita ini bermula pada waktu itu aku lagi kuliah di semester VI di salah satu PTS di Bandung. Ceritanya saat itu aku lagi putus dengan pacarku dan memang dia tidak tahu diri, sudah dicintai malah bertingkah, akhirnya dari cerita cintaku cuma berumur 2 tahun saja. Waktu itu aku tinggal berlima dengan teman satu kuliah juga, kita tinggal serumah atau ngontrak satu rumah untuk berlima. Kebetulan di rumah itu hanya aku yang laki-laki. Mulanya aku bilang sama kakak perempuanku, “Sudah, aku pisah rumah saja atau kos di tempat”, tapi kakakku ini saking sayangnya padaku, ya saya tidak diperbolehkan pisah rumah. Kita pun tinggal serumah dengan tiga teman wanita kakakku.

Ada satu diantara mereka sudah jadi dosen tapi di Universitas lain, Ibu Vivin namanya. Kita semua memanggilnya Ibu maklum sudah umur 40 tahun tapi belum juga menikah. Ibu Vivin bertanya, “Eh, kamu akhir-akhir ini kok sering ngelamun sih, ngelamunin apa yok? Jangan-jangan ngelamunin yang itu..”
“Itu apanya Bu?” tanyaku.
Memang dalam kesehari-harianku, ibu Vivin tahu karena aku sering juga curhat sama dia karena dia sudah kuanggap lebih tua dan tahu banyak hal. Aku mulai cerita,
“Tahu nggak masalah yang kuhadapi? Sekarang aku baru putus sama pacarku”, kataku.
“Oh.. gitu ceritanya, pantesan aja dari minggu kemarin murung aja dan sering ngalamun sendiri”, kata Ibu Vivin.

Begitu dekatnya aku sama Ibu Vivin sampai suatu waktu aku mengalami kejadian ini. Entah kenapa aku tidak sengaja sudah mulai ada perhatian sama Ibu Vivin. Waktu itu tepatnya siang-siang semuanya pada kuliah, aku sedang sakit kepala jadinya aku bolos dari kuliah. Siang itu tepat jam 11:00 siang saat aku bangun, eh agak sedikit heran kok masih ada orang di rumah, biasanya kalau siang-siang bolong begini sudah pada nggak ada orang di rumah tapi kok hari ini kayaknya ada teman di rumah nih. Aku pergi ke arah dapur.

“Eh Ibu Vivin, nggak ngajar Bu?” tanyaku.
“Kamu kok nggak kuliah?” tanya dia.
“Habis sakit Bu”, kataku.
“Sakit apa sakit?” goda Ibu Vivin.
“Ah.. Ibu Vivin bisa aja”, kataku.
“Sudah makan belum?” tanyanya.
“Belum Bu”, kataku.
“Sudah Ibu Masakin aja sekalian sama kamu ya”, katanya.

Dengan cekatan Ibu Vivin memasak, kita pun langsung makan berdua sambil ngobrol ngalor ngidul sampai-sampai kita membahas cerita yang agak berbau seks. Kukira Ibu Vivin nggak suka yang namanya cerita seks, eh tau-taunya dia membalas dengan cerita yang lebih hot lagi. Kita pun sudah semakin jauh ngomongnya. Tepat saat itu aku ngomongin tentang perempuan yang sudah lama nggak merasakan hubungan dengan lain jenisnya.

“Apa masih ada gitu keinginannya untuk itu?” tanyaku.
“Enak aja, emangnya nafsu itu ngenal usia gitu”, katanya.
“Oh kalau gitu Ibu Vivin masih punya keinginan dong untuk ngerasain bagaimana hubungan dengan lain jenis”, kataku.
“So pasti dong”, katanya.
“Terus dengan siapa Ibu untuk itu, Ibu kan belum kawin”, dengan enaknya aku nyeletuk.
“Aku bersedia kok”, kataku lagi dengan sedikit agak cuek sambil kutatap wajahnya. Ibu Vivin agak merah pudar entah apa yang membawa keberanianku semakin membludak dan entah kapan mulainya aku mulai memegang tangannya. Dengan sedikit agak gugup Ibu Vivin kebingungan sambil menarik kembali tangannya, dengan sedikit usaha aku harus merayu terus sampai dia benar-benar bersedia melakukannya.

“Okey, sorry ya Bu, aku sudah terlalu lancang terhadap Ibu Vivin”, kataku.
“Nggak, aku kok yang salah memulainya dengan meladenimu bicara soal itu”, katanya.
Dengan sedikit kegirangan, dalam hatiku dengan lembut kupegang lagi tangannya sambil kudekatkan bibirku ke dahinya. Dengan lembut kukecup keningnya. Ibu Vivin terbawa dengan situasi yang kubuat, dia menutup matanya dengan lembut. Juga kukecup sedikit di bawah kupingnya dengan lembut sambil kubisikkan, “Aku sayang kamu, Ibu Vivin”, tapi dia tidak menjawab sedikitpun.

Dengan sedikit agak ragu juga kudekatkan bibirku mendekati bibirnya. Cup.. dengan begitu lembutnya aku merasa kelembutan bibir itu. Aduh lembutnya, dengan cekatan aku sudah menarik tubuhnya ke rangkulanku, dengan sedikit agak bernafsu kukecup lagi bibirnya. Dengan sedikit terbuka bibirnya menyambut dengan lembut. Kukecup bibir bawahnya, eh.. tanpa kuduga dia balas kecupanku. Kesempatan itu tidak kusia-siakan. Kutelusuri rongga mulutnya dengan sedikit kukulum lidahnya. Kukecup, “Aah.. cup.. cup.. cup..” dia juga mulai dengan nafsunya yang membara membalas kecupanku, ada sekitar 10 menitan kami melakukannya, tapi kali ini dia sudah dengan mata terbuka. Dengan sedikit ngos-ngosan kayak habis kerja keras saja.

“Aah.. jangan panggil Ibu, panggil Vivin aja ya!
Kubisikkan Ibu Vivin, “Vivin kita ke kamarku aja yuk!”.
Dengan sedikit agak kaget juga tapi tanpa perlawanan yang berarti kutuntun dia ke kamarku. Kuajak dia duduk di tepi tempat tidurku. Aku sudah tidak tahan lagi, ini saatnya yang kutunggu-tunggu. Dengan perlahan kubuka kacing bajunya satu persatu, dengan lahapnya kupandangi tubuhnya. Ala mak.. indahnya tubuh ini, kok nggak ada sih laki-laki yang kepengin untuk mencicipinya. Dengan sedikit membungkuk kujilati dengan telaten. Pertama-tama belahan gunung kembarnya. “Ah.. ssh.. terus Ian”, Ibu Vivin tidak sabar lagi, BH-nya kubuka, terpampang sudah buah kembar yang montok ukuran 34 B. Kukecup ganti-gantian, “Aah.. ssh..” dengan sedikit agak ke bawah kutelusuri karena saat itu dia tepat menggunakan celana pendek yang kainnya agak tipis dan celananya juga tipis, kuelus dengan lembut, “Aah.. aku juga sudah mulai terangsang.

Kusikapkan celana pendeknya sampai terlepas sekaligus dengan celana dalamnya, hu.. cantiknya gundukan yang mengembang. Dengan lembut kuelus-elus gundukan itu, “Aah.. uh.. ssh.. Ian kamu kok pintar sih, aku juga sudah nggak tahan lagi”, sebenarnya memang ini adalah pemula bagi aku, eh rupanya Vivin juga sudah kepengin membuka celanaku dengan sekali tarik aja terlepas sudah celana pendek sekaligus celana dalamku. “Oh.. besar amat”, katanya. Kira-kira 18 cm dengan diameter 2 cm, dengan lembut dia mengelus zakarku, “Uuh.. uh.. shh..” dengan cermat aku berubah posisi 69, kupandangi sejenak gundukannya dengan pasti dan lembut. Aku mulai menciumi dari pusarnya terus turun ke bawah, kulumat kewanitaannya dengan lembut, aku berusaha memasukkan lidahku ke dalam lubang kemaluannya, “Aah.. uh.. ssh.. terus Ian”, Vivin mengerang. “Aku juga enak Vivin”, kataku. Dengan lembut di lumat habis kepala kemaluanku, di jilati dengan lembut, “Assh.. oh.. ah.. Vivin terus sayang”, dengan lahap juga kusapu semua dinding lubang kemaluannya, “Aahk.. uh.. ssh..” sekitar 15 menit kami melakukan posisi 69, sudah kepengin mencoba yang namanya bersetubuh. Kurubah posisi, kembali memanggut bibirnya.

Sudah terasa kepala kemaluanku mencari sangkarnya. Dengan dibantu tangannya, diarahkan ke lubang kewanitaannya. Sedikit demi sedikit kudorong pinggulku, “Aakh.. sshh.. pelan-pelan ya Ian, aku masih perawan”, katanya. “Haa..” aku kaget, benar rupa-rupanya dia masih suci. Dengan sekali dorong lagi sudah terasa licin. Blesst, “Aahk..” teriak Vivin, kudiamkan sebentar untuk menghilangkan rasa sakitnya, setelah 2 menitan lamanya kumulai menarik lagi batang kemaluanku dari dalam, terus kumaju mundurkan. Mungkin karena baru pertama kali hanya dengan waktu 7 menit Vivin.. “Aakh.. ushh.. ussh.. ahhkk.. aku mau keluar Ian”, katanya. “Tunggu, aku juga sudah mau keluar akh..” kataku. Tiba-tiba menegang sudah lubang kemaluannya menjepit batang kemaluanku dan terasa kepala batang kemaluanku disiram sama air surganya, membuatku tidak kuat lagi memuntahkan.. “Crot.. crot.. cret..” banyak juga air maniku muncrat di dalam lubang kemaluannya. “Aakh..” aku lemas habis, aku tergeletak di sampingnya. Dengan lembut dia cium bibirku, “Kamu menyesal Ian?” tanyanya. “Ah nggak, kitakan sama-sama mau.” Kami cepat-cepat berberes-beres supaya tidak ada kecurigaan, dan sejak kejadian itu aku sering bermain cinta dengan Ibu Vivien hal ini tentu saja kami lakukan jika di rumah sedang sepi, atau di tempat penginapan apabila kami sudah sedang kebelet dan di rumah sedang ramai. sejak kejadian itu pada diri kami berdua mulai bersemi benih-benih cinta, dan kini Ibu Vivien menjadi pacar gelapku.

TAMAT

44 Responses to “Ibu Vivin Tersayang”

  1. ferdy Says:

    kalau gini caranya aku juga mau!!!!!!!!!!tapi loe terlalu …………..

  2. holy shit Says:

    woyyyyy….kalo ngarang yang bener…masa kontol 2 cm disebut besar…itu sih kuyuzzzzz….alias kerempeng…ah payah lo…punya gue aja 4,2 cm panjang 11,3 cm….kontol orang indonesia ga ada yang 18 cm…ngaco lu…ngukur dari lubang pantat????ahhhh cupu kontol gue ga ngerespon cerita lu

  3. udi Says:

    no gw 085241295112
    kota palu

  4. Ronny Says:

    Aq jga mau donk sama vivian
    bagi2 pacar gelap donk

  5. Ronny Says:

    Aq jga mau donk sama vivin
    bagi2 pacar gelap donk

  6. yeyen Says:

    hah????ugh!

  7. DICO Says:

    woow…kayaknya enak tuh……………

  8. duren Says:

    cemen ah,,,,kayanya puny GUA yang paling besar

    diemeter 5 cm
    pnjangny 16 cm

    bagi yang berminat hub
    085287446723

  9. uus Says:

    uus number 085659325947`, catet bwat tante-tante yang kesepian

  10. apalukata Says:

    Dunia ini makin aneh aja….
    pake ada iklan terselubung dr gigolo2 ga jelas….

  11. rudyh98 Says:

    ada yang mau swinger

    atau wanita ke couple no male pls.

    kita bisa menikmati permainan three some

    hubungi kami rucy dan sinta

    rudyh98@yahoo.com

  12. ngrA Says:

    ah ngaco semua ….berarti contol gue yg paling gede panjang 18 Cm diameter 6 cm gak percaya kontak gue…

  13. lex Says:

    ga seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

  14. jhon Says:

    kontol gue juga gede lho, buat tante yg hasrat silahkan hub. no.081384057944

  15. Pletan Jaran Says:

    Boong bangetz…..
    1. Itu kontol cangkokan kali ya…ato disambung ma adenium new variant…
    2. Kalo ada dosen umur segitu masih perawan, paling-paling tampangnya kaya Omaz.

  16. ido Says:

    gua juga mau donk kayak gitu…………..

    name gua tora junior…………

    08117516819/0819663995

  17. ardi Says:

    ag juga mau nih…ga kuat denger ceritanya wakakaka

  18. halllas@ Says:

    males aja denger ceritanya..jd org yang bener aja dech dlm arti jgn suka ngebulshiit…

  19. die Says:

    081320641367 tantae yang kesepian call me

  20. Bebe Says:

    Menanti istri yg pengen selingkuh, tante, ce, having fun aja..Contac..Wid4r@yahoo.Co.Id

  21. hellpower Says:

    jangan takabur dengan ukuran yang gede..
    percuma punya “barang” gede tapi baru dua menit udah loyo.. hahahaha..
    ukuran bukan segalanya, yang penting tahan lama n bisa memuaskan cewek..
    punya gw gak gede2 amat.. tapi kok banyak yang kecantol yah?? hehehehehe.. buat cewek2 or tante2 yang pengen kepuasan try me first..
    085640434104

  22. shaQ Says:

    cerita lo bagus cuman yang ga masuk akal barang lo…
    sampai 18 cm lebar 2 cm itu mah se gede jempol bos .
    indonesia aja napa bos 14 cm lingkar 4cm .
    gw aja asli ambon n abis bungkus di irian ga promosi , tapi ibu vivie lo mo nyoba bisa juga tuh . suruh siapin dokter utk operasi ulang , krn klw abis gw pake trus lo pake dia pasti sambil baca koran bro….

  23. x-box Says:

    lu aneh, coy kurang jantan lu masa cma 15 menit, kalo ngarang yang heboh dikit ngapa

  24. sotoy Says:

    ah payah lo pd smua…………. kontol aj yg diributin………………..

  25. alexis Says:

    WOiii…..heran deh pada pamer ukuran kontol semua,gw yakin yang pada promosi ini orangnya ajaib,suka masturbasi alias gak pernah punya cewe untuk tempat penyaluran,down sindrom,culun-culun,cupu….dan pasti jelek!!!

  26. bun9a Says:

    caPeDueeeeeeeeeeh

  27. Ardiansyah Says:

    Cerita itu mengingat kan aku pd masa lalu aku di mana aku di paksa melayani tante erni, di waktu aku berusia 19 th. akibatnya sekarang punya aku jadi bertambah besar dan sangat bersemangat ingin melakukan lagi. tapi sayang tante erni sudah pindah ke surabaya,udh lama aku ga berhubungan lg dengan seorang cw. Aku siap melayani tante 2 /wanita hipper seks aku sanggup. ini no Hp aku 021 99602749.

  28. iwan Says:

    sontoloyo,ga seruuu…kurang fantasi !

  29. ipultop Says:

    mas kl cerita kl bisa yg agak logis dikitlah, masa 18 cm diam 2 cm

  30. purple_mania Says:

    macaaaaaaaaaaa cee…….

  31. fz Says:

    kontol gue 19 cm,mau????085220543335

  32. racing Says:

    aduh, aku jua mau sih. mau dibagi dong bu vivin

  33. death Says:

    huakakakakka……..brb ngakak
    pada pamer kontol2an kaya pada punya aja
    huakakakakakka

  34. noname Says:

    Gini nih akibat sering2 nonton Bokep,jadi Daya hayal nya tinggi bgt.. Vivin..vivin..
    bilang aja Pembantu rumah lo kan yg lu sodok..
    dasar Penjahat kelamin…

    ga boleh lihat pantat ngangur dikit.. lansung aj main sodok…

    Kawin sana..

  35. kopet Says:

    MESUM KABEH
    MESTI RUPANE KOYO KONTOL KABEH.

  36. Sucker Says:

    Apaan tuh kliatan bgt klo boongan mca p18 d 2
    Cuapeeeeee deeeeeee!!!!!

  37. nafsu tertahan Says:

    ajarin gw cra ambil ksempatan ml ma cewek dong

  38. ryan Says:

    kalo ada yang berminat mencari kepuasan sex seorang lelaki jantan,send email in pejantan96@yahoo.com

  39. sex machine Says:

    ngarang lo!!!!!!!!!!!!
    ga jelas!!!!!!!
    klo pengen ngarang, lo kudu belajar lg!!!
    dasar bego!!!!!

  40. pesmol Says:

    kalian semua itu sama maksudnya SAMA 2X MUKA KONTOL jangan ribut lah

  41. diaz Says:

    Yang punya kontol gede bisa hub gw di 08170188071
    gw pinjem buat nyumpel bo-ol gw yang suka gatel kalo
    vegy gw lagi dipake

  42. bedebah Says:

    kimaklah kalian semua.. gaya kalian tuh kayak babi..


  43. cerita yang bagus tapi masih ada banyak kekurangan, yaitu kau GOBLOK

    A


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: