Pesona Warni 2

Februari 3, 2009

Kaki itu terkaget namun lantas diam. Yang kudengar berikutnya adalah desah..

“Mbak.. Kok beginii.. Sih mbaakk..”

Geliatnya membuat aku sedikit menahan kakinya agar tak lepas dari kulumanku. Lidah dan bibirku merasakan kesat licin pori-pori jari kakinya. Aku melumatnya hingga kurasakan keringat tipisnya larut dalam ludahku. Aku menikmati dengan menelannya. Baca entri selengkapnya »

Pesona Warni 1

Februari 3, 2009

Beberapa kali aku menjumpai lelaki atau perempuan yang memiliki daya tarik dan pesona seksual yang sangat luar biasa. Mereka ini dengan mudah membuat lawan jenisnya atau ’sejenis’-nya bagi ‘pecinta sejenis’ bertekuk lutut. Bagiku perempuan macam presenter TV Tessa Kaunang atau lelaki macam bintang iklan dan sinetron Reynaldi termasuk diantara mereka yang memiliki pesona seksual yang kumaksud. Baca entri selengkapnya »

Oleh: Asmara Rindu <rindukamu2007@yahoo.com>

Perkenalkan namaku Maya aku punya teman bernama Jenny. Kami sudah berteman sejak SMA kalau dihitung2 sekarang sekitar 15 tahun. Dan kami selalu terbuka dalam segala hal. Persahabatan kami boleh dibilang sangat dekat bahkan kami sudah begitu akrab dengan saudara dan orang tua masing2 sudah seperti saudara selayaknya. Begitupun dengan kedua orang tua kami dan saudara2 kami sangat akrab satu sama lain. Baca entri selengkapnya »

Unforgettable Memories 03

September 17, 2007

Akhirnya saya benar-benar tidak kuat untuk menahan orgasme saya, tapi hal itu tidak boleh terjadi karena saya ingin mencapai klimak saya bersamaan dengan Cindy. Lalu Cindy saya tarik ke atas dan saya rebahkan badannya sehingga saya berada di atasnya lagi. Saya tatap wajah Cindy yang imut-imut dan menggemaskan itu.
“Kok kamu berhentiin saya? Saya yakin kamu belum mendapatkan kepuasan seperti yang saya rasakan tadi kan? Kenapa? Ngga enak yach permaianan saya?”
Wajah Cindy benar-benar menggemaskan saya karena dia begitu terheran-heran melihat saya menghentikan aktivitasnya. Baca entri selengkapnya »

Unforgettable Memories 02

September 17, 2007

“Cind, kamu sayang sama saya?”
Dan saya lihat Cindy mengangguk.
“Boleh saya sayang kamu juga Cind?”
Kali ini Cindy menatap saya dan balik bertanya, “Benar kamu juga sayang sama saya? Gimana sama Rico?”
“Saya akan minta putus sama Rico karena saya benar-benar sayang sama kamu dan saya tidak bisa membina dua hubungan dalam waktu yang bersamaan sekalipun sayang saya ke kamu berbeda dengan sayang saya ke Rico.” Baca entri selengkapnya »

Unforgettable Memories 01

September 17, 2007

Nama saya Anggi. Saya bekerja sebagai manager di salah satu perusahaan multinational yang cukup terkenal di Indonesia. Sudah lama saya tertarik untuk menceritakan pengalaman pribadi saya yang terjadi kira-kira 7 tahun yang lalu di situs ini. Tapi karena kesibukan saya di kantor yang akhirnya baru memberikan kesempatan pada saya untuk menulis sekarang ini. Baca entri selengkapnya »

Sepi Sendiri

September 17, 2007

Sambil melemparkan kertas yang sudah lecek itu ke lantai, Fani menghenyakkan tubuhnya dengan kesal ke kasur. Matanya menerawang, wajahnya tampak galau. Sudah 2 bulan berlalu sejak Ema pindah ke Surabaya mengikuti orang tuanya yang dipindah tugas ke sana. Fani, sang siswa kelas 2 SMP berwajah cantik, berambut hitam panjang dan lurus, dengan tinggi 162 cm dan berat 48 kg, seorang anak kecil yang baru memasuki masa puber dan baru mulai menjelajahi seksualitas tubuhnya, merindukan kekasihnya, Ema, sang adik kelas yang berwajah cantik berambut cepak seperti lelaki. Fani merindukan kasih sayang dan kehangatan tubuhnya, serta merindukan sentuhan lembutnya. Namun surat dari Ema yang baru diterimanya siang itu seakan tak menunjukkan Ema juga merindukan dirinya. Segalanya baik-baik saja dan menyenangkan bagi Ema. Kesibukan pindahan dan mengurus sekolah baru dan segala tetek bengek lain membuat Ema tak sempat menulis surat lebih dini. Besok hari pertama liburan sekolah, membuat Fani merasa semakin kesepian dan sendirian. Air mata mulai mengambang di pelupuk mata Fani. Ia menggigit bibir menguatkan hati dan memeluk guling, berusaha melupakan kegalauan di hatinya. Fani jatuh tertidur dengan gelisah.
Baca entri selengkapnya »